ALERGI
Kata yang akrab dalam benakku sejak 2 tahun terakhir. Anak di bawah 5 tahun masih berpotensi terkena alergi, apalagi jika dari riwayat orang tua juga ada alergi. Wujudnya bisa macem-macem, mulai dari bercak merah di kulit, sariawan, gusi ngilu, diare, batuk, bla…bla… banyak. Duh menghadapinya seperti jadi paranoid, tapi mungkin bukan paranoid tapi waspada..teliti…dan konsisten.
Pencetusnya juga macem-macem, tiap anak beda. Ada susu sapi-kacang-kacangan-coklat-ikan laut- kuning telur….weks banyak deh. Debu-dingin-panas-bisa juga jadi penyebabnya.
Alergi ini gift atau curse ?
Tergantung menyikapinya, hikmahnya jadi teliti saat makan, dll. Kita bisa men jadi lebih menyiapkan diri saat akan bertemu dengah pencetusnya. Aku pikir bisa dikendalikan dengan pikiran, ya memang kalo anak kecil belum bisa.

Sayangnya di Sangatta Town tidak aku taperoleh jawaban yang memuaskan mengenai alergi, bagaimana tata laksananya, dan alergi apa sebenarnya. huh…pertanyaan besar ini harus dijawab dengan tindakan yang super besar dan sudah dalam rencana kami. ok plan udah ada dan tinggal tunggu waktunya siap dieksekusi.
ada grupnya di facebook “http://www.facebook.com/group.php?gid=60123919160″
-
Recent
-
Links
-
Archives
- August 2010 (1)
- February 2010 (1)
- July 2009 (2)
- May 2009 (1)
- April 2009 (1)
- February 2009 (4)
- January 2009 (3)
- December 2008 (5)
- November 2008 (1)
- October 2008 (1)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS